Jumat, 17 Februari 2012

Cintanya Selalu Bersama Kamu dan Aku






Assalamualaikum...
Salam hangat sahabat ku.... 



Mau nanya nihh... Kira-kira masih ingat g?? Siapa orang yang pertama kali kamu kenal saat kamu keluar dari Alam yang Kasih Sayang menuju Alam yang Penuh Ilmu dan Keindahan... (Alam Rahim ke Alam Dunia)..
Ada yang ingat g??? Ayoo dong, ingat...
Dan apa yang kamu lakukan saat pertama kali dirimu berada di sana??

Hoho... Pasti lupa deh... yaudah dehh.. aku kasih tau.. soalnya.. waktu kamu-kamu pada lahir.. gue ada disana.. So, waktu aku tiba, siapa dong yang disana???? 
Butt.. Saya simpan dulu yaa jawabnnya... pernah tau g.. apa aja yang lakukan waktu di Alam Rahim?? kita semua g bakalan ingat apa yang terjadi di dalamnya.. tapi, saya tau.. (sok-sok tau). ketika kita di Alam Rahim, ada makhluk yang indah nan cantik rupawan... selalu mengawasimu, sampai-sampai kamu pun membuatnya kewalahan tak ketulungan... Habis... Kamu numpang sih sama dia... Tapi, tenang saja.. Kamu tak pernah membuatnya menyesal apalagi marah, karena ia penuh cinta dan penuh belas kasih... Kamu tau??? waktu kamu disana, kamu itu sudah sekolah... jadi, seharusnya kamu tu sekarang bisa dapat gelas SSSS... hahaha... (>_<)
Kamu tu bisa dibilang Home Schooling, dia adalah guru kamu. pelajaran yang kamu pelajari tu banyak, belajar mengaji, belajar membaca, mendengar, merasakan.. dan sebagainya.. Makanya kamu-kamu tuu pintar.. Apalagi akunya... (hehe)

Tapi,,,, Apa yang terjadi?? waktu kamu berusaha untuk keluar dari alammu, sangat mengguncangnya, sakitnya, kekuatannya, tenaganya, cintanya, bahkan tangisnya, ia korbankan hanya untuk berjumpa denganmu, karena sudah cukup baginya berinteraksi denganmu hanya dengan pembatas selaput... Ia ingin menciummu bahkan membelaimu.. 1,2,3...Alhamdulillah.... hidup kini lebih berwarna dan segar... itulah yang kamu ucapkan dalam hati, (walau ku tak tau), tapi mengapa kamu menangis?? Apa kamu dicubit... Pasti la tidak...  kamu menangis untuk mengucapkan rasa syukurmu kepada Sang Ar-Rahman.. Karena Dia-lah kamu bisa masuk ke Alam Dunia... (Menurut sebuah fakta, kamu-kamu n aku menangis untuk pertam kali, karena kita ingin bernapas sepuas-puasnya, kita perlu tambahan subsidi oksigen, soalnya di alam ini, harus punya oksigen baru bisa hidup, sehingga peredaran darah lancar) Akhirnya kamu kenalan deh sama dia, dan orang disekitarnya, lalu setelah itu, datanglah makhluk yang tampan, berwibawa, mengangkatmu dan ia mulai mengenalkanmu pada Sang Maha Rahim, yaitu Allah Subhana wata'ala. Agar kamu dekat dengan-Nya. 
Setelah kamu sampai, kamu pun mulai mengganggu hidup mereka, khususnya dia, capek, letih, kurang tidur, itulah yang ia rasakan, tapi apakah kamu mengerti?? aku juga gitu, tapi tenang saja, ia tidak pernah marah sama kita-kita... karena ia sayang pada kita...
Bertahun-tahun sudah terlewati bersamanya... kini kamu lebih tegar dan lebih mengerti hidup.. Tapi sungguh menyedihkan.. Hati mereka retak, sedih, ketika kamu sudah tak menghiraukan mereka lagi, apalgi dia, saat kini kamu lebih memilih dengan orang-orang barumu, apalagi saat kamu membentaknya. siapa tau, arti dari diamnya, merupakan cerminan dari rasa sakit hatinya. Apakah kamu langsung mendekatinya?? mohon maaf padanya.. itulah kita.. 
Tapi, sakit hatinya bisa hilang begitu cepat, hampir mendekati kecepatan cahaya. ketika kamu menunjukkan prestasi  yang membanggakan mereka, sedikitpun tak ada rasa benci dari mereka.. Yuk, kita jadi anak berprestasi....
Dan.... Saat ia tak kuat lagi dalam melajankan segala aksi di kehidupan ini, kini kamu lah yang menggantikan posisi untuk merawatnya, itulah harapannya, tapi sangat sedikit dari kamu dan aku yang berpikir seperti itu, tapi semoga kamu, serta aku bisa berbakti kepada mereka, di alam ini, hingga kelak mereka pergi ke alam yang telah ditentukan selanjutnya...

Hiks,hikhs, Hutzzzzzzzzz,,,, Perlu tisu lagi g??? 
Nah,, sudah terjawab pasti dong.... orang yang pertama kamu dan aku kenal tu,, DIA, sang Bunda... setelah itu, yang megang-mengang kita laa... Bidan, Dokter, Perawat, baru deh... Ayah..... Tapi kalau Ayah di dalam bersama Bunda, pasti kenal Ayah.. tapi kan ada Ayah yang takut.... hehehe...
Begitu merepotkan bukan?? mengurus kita-kita yang bandel nih... tapi jangan sampai title Anak Durhaka nyatol  di nama kita-kita.. oleh karena itu, semoga kita semua dapat memberi kasih sayang yang sepenuhnya seperti mereka. Karena Bunda kita pintar, Bunda merupakan Perpustakaan Pertama kita untuk kenal semua dunia ini, Karena Ayah kita bisa mengerti memimpin dan bijaksana. 

Bunda dan Ayah...Melalui Kasih dan Sayang mu yang dianugerahkan Allah untuk ku, aku kelak akan membahagiakan mu karena Allah telah memberikan Bunda dan Ayah yang terbaik.... serta saudara-saudara yang terbaik yang pernah ku-punya..

Saranghae.. Uhibbuka... Wo ai ni... I love u Bunda Ayah.... yongwoni....

Present penginspirasi serta kumpulan" :

  • Alam kandungan merupakan  tempat persinggahan yang kokoh sebelum lahir ke muka Bumi… Dia bernama “rahim”, nama yang sama dengan salah satu nama Allah yaitu “Ar-Rahim” (Yang Maha Penyayang).
  • Dalam alam rahim inilah seluruh perasaan cinta dan kasih ibu dicurahkan  terhadap anaknya, dengan perkenan dan idzin Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang…
  • Sebelum orang lain melihat Anda lahir sebagai penduduk Dunia, ibulah yang pertama kali merasakan keberadaan Anda dalam tubuhnya. Saat itu, di dalamnya akan tumbuh seorang manusia.
  • Berbakti kepada orang tua 
    Tidak cukup pada saat hidupnya
    Rasulullah saw pernah ditanyai: “Siapakah yang paling besar haknya terhadap seseorang?” Beliau menjawab: “Kedua orang tuanya.” Kemudian beliau bersabda: “Sesungguhnya ada orang yang berbakti kepada orang tuanya ketika mereka hidup, jika ia tidak memohonkan ampunan untuk mereka setelah wafat, maka ia dicatat sebagai anak yang durhaka kepada mereka. Dan sungguh ada orang yang durhaka kepada orang tuanya ketika mereka hidup, tapi sesudah mereka wafat ia memperbanyak istighfar untuk mereka, sehingga ia dicatat sebagai anak yang berbakti kepada mereka.” (Mustadrak Al-Wasâil 2: 112)

  • Al-Ahqaf, Ayat 15 

    Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa: "Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri".

    (Surah : Al-Ahqaf : 15)
Created By Sora Templates